You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Basuki Minta Dukungan Warga Atasi Kemacetan di Ibukota
photo Muhammad Zakaria Arrasyid - Beritajakarta.id

Pemprov DKI Tiru Sistem Transportasi di Chicago

Pembenahan serta penambahan berbagai moda transportasi umum terus dilakukan Pemprov DKI Jakarta untuk mengatasi kemacetan di ibu kota.

Ya nanti kita seperti Chicago, semrawut ya kayak di Chicago. Sudah gedung banyak, ya (bikin) jalan layang

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, mengaku kondisi tata kota di Jakarta sudah semrawut dan diperparah lagi dengan terus bertambahnya jumlah kendaraan pribadi yang lalu lalang di ruas jalan ibu kota. Oleh karena itu, kata Basuki, Pemprov DKI akan meniru pembenahan sistem transportasi seperti yang diterapkan di kota Chicago, Amerika Serikat.

"Ya nanti kita seperti Chicago, semrawut ya kayak di Chicago. Sudah gedung banyak, ya (bikin) jalan layang. Tapi, kami tidak bisa menyelesaikan semua permasalahan transportasi ini dalam waktu singkat," ujar Basuki, di Balaikota, Jumat (16/1).

Ahok Kaji Pembatasan Mobil Berdasarkan Usia Kendaraan

Basuki mengatakan, persoalan kemacetan lalu lintas di Jakarta baru teratasi jika warga Jakarta bersedia beralih ke transportasi umum.

"Enggak akan pernah cukup (menambah transportasi umum). Di Jepang juga masih macet kok. Yang ada kami harus memaksa orang untuk pindah ke transportasi umum yang sudah nyaman," kata pria yang akrab disapa Ahok itu.

Ia mengatakan, pihaknya saat ini telah menyiapkan sejumlah langkah guna memaksa warga beralih menggunakan transportasi umum. Sejumlah langkah yang diterapkan di antaranya pembatasan kendaraan pribadi melalui penerapan sistem jalan berbayar elektronik atau electronic road pricing (ERP), pencabutan bahan bakar subsidi, meningkatkan tarif parkir, pemberlakuan parkir meter, peningkatan pajak progresif kendaraan bermotor, dan lainnya.

"Orang kaya juga kalau ke Singapura naik MRT kok, karena naik taksi juga mahal kan," ujarnya.

Pemprov DKI, lanjut Basuki, juga akan mengoptimalkan moda transportasi massal lainnya seperti bus Transjakarta yang setiap tiga menit akan melintas di setiap koridor. Ketersediaan bus Transjakarta akan membawa dampak positif.

"Kalau kamu lebih senang macet 3 jam di jalanan ya silakan saja, kami tidak mau ikut campur. Yang penting masyarakat ada alternatif untuk mencapai tujuan dengan cepat, tapi kendaraannya rame-rame, bukan kendaraan pribadi," ungkap mantan Bupati Belitung Timur ini.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

    access_time27-01-2026 remove_red_eye1350 personAnita Karyati
  2. Cuaca Berawan Diprediksi Naungi Jakarta Hari Ini

    access_time26-01-2026 remove_red_eye1203 personDessy Suciati
  3. Cegah Banjir, Pemprov DKI Siapkan OMC hingga Siagakan 200 Ekskavator

    access_time26-01-2026 remove_red_eye992 personDessy Suciati
  4. Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

    access_time29-01-2026 remove_red_eye962 personDessy Suciati
  5. KORPRI DKI Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana di Sumatra

    access_time30-01-2026 remove_red_eye785 personFakhrizal Fakhri
close